News & Blog
Sumbar Bersiap Alami Ekuinoks, Apa Dampaknya untuk Warga?

PADANG — Sumatra Barat merupakan salah satu daerah yang akan mengalami fenomena alam ekuinoks (equinox) pada Sabtu (23/9) mendatang. Fenomena alam ini terjadi saat matahari berada tepat di atas garis khatulistiwa, dan hanya terjadi dua kali dalam setahun. Selama ekuinoks berlangsung, durasi siang dan malam di seluruh belahan bumi relatif sama, termasuk di wilayah subtropis di bumi bagian utara ataupun selatan.

Kepala Stasiun Geofisika Kelas 1 Silaing Bawah Kota Padang Panjang, Rahmat Triyono, menjelaskan bahwa tahun ini fenomena ekuinoks terjadi dua kali yakni 21 Maret dan 23 September 2017, melintasi beberapa provinsi di wilayah Indonesia mulai dari Ternate, Maluku Utara, Sulawesi Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, Kepulauan Riau, Riau, Sumatera Barat, dan berakhir di Pulau Telo Sumatera Utara.

Spesifik di Sumatra Barat, ujarnya, fenomena ini akan melintasi tiga kabupaten, yakni Limapuluh Kota, Pasaman, dan Pasaman Barat. Lantas apa dampak ekuinoks terhadap manusia yang mendiami daerah yang dilaluinya?

Rahmat mengungkapkan, salah satu dampak langsung yang terjadi saat ekuinoks terjadi adalah peningkatan suhu udara. Tercatat, rata-rata suhu maksimal di wilayah Indonesia adalah sekitar 32-36 derajat Celcius.

“Meningkatnya suhu udara menyebabkan meningkatnya tingkat penguapan. Hal ini dapat memicu pertumbuhan awan yang lebih cepat serta curah hujan yang lebih tinggi,” ujar Rahmat, Kamis (21/9).

Tak hanya curah hujan, terjadinya gelombang tinggi juga merupakan dampak lain dari fenomena ini. Hal ini, katanya, disebabkan meningkatnya suhu di sekitar khatulistiwa. Meningkatnya suhu kemudian menyebabkan tekanan rendah, sehingga angin bergerak menuju pusat tekanan rendah tersebut. “Pergerakan angin yang mengarah ke khatulistiwa dapat menyebabkan gelombang tinggi di wilayah khatulistiwa,” ujar Rahmat.

Kewaspadaan harus tetap ada lantaran cuaca ekstrem bisa saja terjadi selama ekuinoks berlangsung. Rahmat menyebutkan, jika fenomena ekuinoks bersamaan dengan fenomena atau gangguan cuaca lain seperti daerah tekanan rendah, kovergensi, dan MJO (Madden-Julian Oscillation) maka hal tersebut bisa mengakibatkan cuaca ekstrem.

“Masyarakat diimbau untuk mengantisipasi cuaca yang cukup panas dengan tidak banyak beraktivitas di luar rumah, mengurangi aktivitas di laut, meningkatkan daya tahan tubuh,” ujar Rahmat.

Namun terpenting, ujarnya, BMKG meminta masyarakat untuk tidak termakan berita bohong atau hoax, seperti kenaikan suhu yang dapat menyebabkan kerusakan organ dalam tubuh. Menurutnya, yang perlu diwaspadai adalah bila curah hujan yang tinggi terjadi bersamaan dengan gelombang tinggi dapat menyebabkan banjir di daerah sekitar muara sungai.

Fenomena ekuinoks disambut dengan perayaan oleh Pemerintah Kabupaten Pasaman, Sumatra Barat. Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata Pasaman bekerja sama dengan BMKG Stasiun Geofisika Padang Panjang melaksanakan kegiatan ‘Perayaan Titik Kulminasi’ dengan melakukan pengamatan Titik Kulminasi di Kecamatan Bonjol Kabupaten Pasaman. Kegiatan ini bakal dilaksanakan pada Sabtu (23/9) depan saat matahari berada di atas khatulistiwa di wilayah Kabupaten Pasaman.

September 28, 2017 / by / in
Sang Bocah Selamat, Kedua Orang Tuanya Tewas Ditempat Saat Kecelakaan maut di Inhu Riau

Sumbar1.com-Seorang bocah laki laki berumur 4 tahun selamat dari kecalakaan maut, sementara kedua orang tuanya tewas di tempat, pada peristiwa tabrakan maut, pada Kamis (21/09) malam di Jalan raya Lintas Timur Kabupaten Indragiri Hulu Riau, tepatnya di Desa Redang Seko, Kecamatan Lirik.

Bocah tersebut bernama Arka, selamat dari tragedi maut itu tanpa luka gores sedikitpun, sementara sang ayah bernama Zel Triandis dan ibu bernama Devia Nanda Utami, nyawanya tidak bisa diselamatkan.

Dari informasi yang berhasil dikumpulkan sementara sampai berita ini diturunkan, saat itu korban yang merupakan suami istri dengan anaknya, sedang mengendarai sepeda motor jenis Honda Revo dengan plat nomor Bm 5737 VY.

Namun tiba tiba sebuah mobil truck berat jenis tronton, datang dan menghantam motor mereka sehingga ketiganya terjatuh dan suami istri itu tewas dengan tubuh mengenaskan. Sementara bocah balita tersebut selamat dari kecelakaan.

Ironisnya, truck tronton tersebut langsung melarikan diri, kabur meninggalkan korbannya yang sedang meregang nyawa. Diperkirakan menurut saksi mata yang berada di lokasi kejadian menhyebutkan truck tronton tersebut kabur menju arah Pekanbaru.

Sementara, menurut Kanit Laka, Polsek Lirik, M. Arif mengatakan saat ini pihak polisi masih melakukan pengejaran terhadap truck tronton yang diduga telah melakukan tabrak lari tersebut, ucapnya singkat. (kr)

September 22, 2017 / by / in
Hendak Pergi Mandi Siswi SMP di Kab Sijunjung ini Mengalami Tindakan Percobaan Perkosaan

Sumbar1.com-IG (26) warga Jorong Batangkariang, Nagari Kamang, Kab Sijunjung pada Kamis (21/09) ditangkap tim Opsnal Polsek Kemang Baru. Pasalnya pria tersebut diduga telah melakukan tindakan percobaan perkosaan terhadap anak bawah umur sebut saja namanya Kenanga (14) beberapa waktu silam.

Pelaku ditangkap atas laporan orang tua korban, Senin (18/09) yang tidak senang atas perlakuannya terhadap Kenanga, yang masih berstatus pelajar SMP di Kabupaten Sijunjung.

Menurut Kapolres Sijunjung, AKBP H. Imran Amir SIk, kepada awak media menyebutkan pelaku ditangkap tanpa adanya perlawanan yang berarti. Saat ini pelaku bersama barang bukti sudah diamankan, ujarnya mengatakan.

Adapun kronologis kejadian berdasarkan pengakuan korban, saat itu pada Kamis (14/09) kemaren sekira pukul 17.30 WIB, korban berencana akan pergi mandi di lokasi yang tak jauh dari rumahnya. Namun di tengah perjalanan, tiba tiba korban dihadang oleh pelaku.

Selanjutnya pelaku menyeret korban ke dalam kebun sawit dekat sebuah rumah makan di kawasan Jorong Batang Kariang, Nagari Kamang. Sesampai di kebun sawit, celana dalam korban dilucuti oleh pelaku dengan paksa. Setelah pelaku berhasil melucuti celana dalam korban, pelaku berusaha (maaf) memasukan alat kelaminya ke daerah vital korban.

Namun saat itu korban menjerit kesakitan hingga reflek mendorong korban. Disaat yang bersamaan muncul seorang warga melihat perbuatan pelaku terhadap korban, sehingga pelaku mengurungkan niatnya untuk memperkosa korban.

Namun sebelum pergi pelaku sempat mengancam korban dan salah satu warga yang menyaksikan perbuatan biadabnya dengan mengatakan, ” Jangan coba coba mengadu kepada orang tua korban”.

Namun korban tidak mengindahkan ancaman pelaku, sesampai dirumah dengan isak tangsi korban melaporkan kejadian yang baru saja dialaminya kepada orang tuanya. Mendengar cerita korban, orang tua korban, menjadi emosi dan marah, hingga melaporkan perbuatan pelaku ke polisi. (Jp)

 

September 22, 2017 / by / in ,
Walikota Padang Tutup Tournamen Futsal kb.pkl.

Sumbar1.com-Pemko padang mengapresiasi turnamen futsal yang digelar keluarga besar pedagang kaki lima( kb.pkl).yang di laksanakan dari tgl 7-20.september 2017 Kegiatan yang diikuti 32 tim. berbagai pedagang di pasar raya ini. sangat positif dalam mendorong dan mengembangkan aktivitas generasi muda serta memupuk rasa persaudaraan dan memperkokoh persatuan dan kesatuan antar pedagang.

“Kita sangat mendukung pertandingan yang digelar kb.pkl ini ,” tegas Walikota.H. Mahyeldi ansyarullah.Sp. ketika menutup turnamen futsal kb.pkl.tadi malam di hall glory, komplek Gor H.Agus salim padang.

Menurut Mahyeldi, kegiatan yang dipelopori dan dilaksanakan oleh kawula muda saat ini berdampak positif, baik terhadap pengembangan olah raga futsal maupun keluarga, lingkungan dan masyarakat.

Pemuda diharapkan menjadi pelopor dalam kegiatan kemasyarakatan, termasuk dalam memacu dan meningkatkan prestasi di cabang futsal. Ke depan ia berharap ruang lingkup pertandingan dikembangkan lagi dalam skala lebih besar.

Sementara itu ketua kb.pkl pasar raya padang idman mengucap kan terima kasih dan atas dukungan pemko padang dan Dinas perdagangan dan bank nagari yg serta semua pihak yg telah mendukung terlaksana nya acara tournamen futsal kb.pkl yg mana ini perdana kami ada kan dan mungkin ini tidak luput dari kekurangan2 oleh karena itu kami selaku panitia acara.

Mohon maaf semoga ini menjadi evaluasi buat kami ke depan dalam penyelengaraan tournamen futsal yang menurut rencana akan dijadikan agenda tahunan kb.pkl pasar raya padang guna mencari bibit bibit yg berbakat di bidang olah raga futsal.

Di penghujung acara di serah kan hadiah kepada sang Champion dari tim futsinas Dinas Perdagangan Kota Padang. Pemberian hadiah diserahkan oleh Walikota padang, Mahyeldi.

Juara 2 dari tim futsal Arsenio Pasar Raya yang diserah kan oleh Kadis Perdagangan Kota Padang, Endrizal.Se.msi, serta juara 3 dari tim futsal New Cantik dari Pasar Raya. Hadiah di serah kan oleh ketua kb.pkl.,Idman. Sementara juara harapan 4 adalah tim futsal Enjoy dari Pasar Raya. Selesai acara penyerahaan piala dan tropy pemenang acara di tutup dengan sesi photo bersama.( yendra)

September 22, 2017 / by / in
Solok Menuju Nagari Mandiri Pangan

Sumbar1.com-Daerah Payo, Kelurahan Tanah Garam, kecamatan Tanjung Harapan kota Solok, menjadi pusat Pengembangan Nagari Mandiri Pangan dengan sasaran kota Solok sebagai kawasan agrowisata di Sumatera barat.

Dalam mewujudkan hal tersebut, pemko Solok telah melakukan kerja sama dengan pemerintah provinsi Sumbar, serta telah
membuat Momerandum Of Understanding (MOU) dengan Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (BALITBANGTAN) kementrian pertanian RI, serta kegiatan dilanjutkan dengan menggelar Focus Group Discussion (FGD).

Focus Group Discussion (FGD) itu bertemakan “Dukungan inovasi teknologi balitbangtan dalam membangun model taman sains agribisnis pertanian untuk mendukung agrowisata Kota Solok Provinsi Sumatera Barat” kegiatan itu dilaksanakan pada Rabu 20 September 2017, di Balirung 99 Rumah Dinas Wali kota Solok, dan dibuka lansung oleh wakil walikota Solok, Ir. Reinier, ST. MM.

Disela kegiatan FGD tersebut, wakil walikota Solok menyampaikan, tujuan dari Pengembangan Nagari Mandiri Pangan dengan sasaran kota Solok sebagai kawasan agrowisata, antara lain adalah untuk memberdayakan masyarakat miskin atau rawan pangan menjadi masyarakat mandiri dengan sasaran meningkatkan ketahanan pangan dan gizi.

Sebagai langkah awal untuk mewujudkannya, pemerintah kota Solok melalui instansi terkait, telah memberikan bantuan berupa bibit tanaman, material untuk jamban, serta bantuan sembako dalam rangka intervensi hasil SKPG kota Solok untuk KK miskin didaerah tersebut. Tidak sampai disitu saja, bantuan untuk masyarakat Payo juga diberikan oleh pemerintah provinsi berupa bibit pokat 400 batang, pepaya 200 batang, serta bibit cabe 2 sachet, papar wakil walikota Solok.

Lebih jauh wakil walikota Solok nenyampaikan, Kegiatan FGB merupakan tindak lanjut dari MOU yang telah dilaksanakan dengan Balitbang kementrian pertanian RI, yang bertujuan untuk mendesain nagari mandiri pangan sekaligus memetakan potensi pengembangan agrowisata sesuai potensi yang ada.

Merupakan sebuah tantangan bagi semua OPD terkait untuk dapat mewujudkan daerah Payo sebagai central pusat Pengembangan Nagari Mandiri Pangan dengan sasaran kota Solok sebagai kawasan agrowisata di Sumatera barat, karena daerah Payo merupakan daerah subur yang hanya menunggu tangan tangan terampil untuk mengolahnya, pungkas wakil walikota Solok mengakhiri.

Dari liputan media ini, kegiatan FGD diikuti oleh kepala Balitbangtan kementrian pertanian RI, kepala dinas pangan propinsi Sumatera Barat, kepala dinas pertanian, holtikultura dan perkebunan Sumbar, kepala dinas perternakan dan kesehatan hewan propinsi Sumbar, kepala dinas Kelautan dan perikanan propinsi Sumbar, kepala dinas Kehutanan propinsi Sumbar, serta seluruh OPD terkait pemerintahan kota Solok.

Setelah FGD mendapatkan kesimpulan secara bersama, kegiatan dilanjutkan dengan melakukan survei lokasi pengembangan pangan ke daerah Payo kelurahan Tanah Garam kota Solok, yang diikuti oleh seluruh peserta FGD. (Gia)

September 22, 2017 / by / in
Kopassus Akan Gelar Nonton Bareng Film G30S/ PKI

Sumbar1.com-Komando Pasukan Khusus (Kopassus) menggelar nonton bareng (nobar) pemutaran film G30S/PKI di Lapangan Gatot Soebroto, Cijantung, Jakarta.

Nobar tersebut diawali dengan pemutaran film profil sejarah Kopassus untuk mengingatkan kembali kepada keluarga besar prajurit Kopassus akan jasa dan prestasi pengabdian para pendahulu yang telah membesarkan satuan Kopassus.

Aster Danjen Kopassus, Letkol Inf Ferry Irawan menjelaskan bahwa pemutaran film tersebut ditujukan kepada para prajurit dan pegawa negeri sipil (PNS) beserta keluarganya agar warga besar Kopassus memahami sejarah kelam bangsa Indonesia pada peristiwa yang terjadi pada 30 September 1965. Hal itu kata Ferry juga sesuai dengan perintah dan pesan Panglima TNI Gatot Nurmantyo.

“Mulai malam ini sampai dengan tanggal 30 September nanti, satuan jajaran Kopassus akan menggelar Nobar di lingkungan Markas Satuan,” kata Ferry melalui keterangan tertulis, Rabu (20/9).

Acara nobar tersebut tak hanya akan digelar di Markas Cijantung (Satuan 81 Kopassus, Grup 3 Kopassus dan Denma Kopassus) namun juga di Markas Satuan Kopassus lainnya di Serang (Grup 1 Kopassus), di Kartosuro (Grup 2 Kopassus) dan di Batujajar Bandung (Pusdiklatpassus).

“Puncaknya nanti semua satuan tersebut akan menggelar Nobar pada hari Sabtu, tanggal 30 September 2017, jam 19.30 WIB di daerah masing-masing,” tegas Ferry.

Nobar yang diperuntukkan kepada seluruh warga besar Kopassus ini mendapatkan perhatian dari masyarakat sekitar Cijantung yang menyaksikan pada sepanjang pagar luar di Lapangan Gatot Soebroto.

Melihat antusiasme masyarakat yang menyaksikan Nobar tersebut, Kopassus membuka pagar lapangan dan mempersilahkan masyarakat untuk menyaksikan bersama. Para pedagang pun ikut masuk dan bersama masyarakat berbaur untuk menyaksikan film G30S/PKI yang digelar Kopassus pada tiga layar lebar berukuran 4×3 meter yang dijejer di lapangan.

“Selama satu jam pemutaran film ini diperkirakan diikuti lebih dari 1.300 orang, baik prajurit dan keluarga besar Kopassus yang berasal dari Satuan 81 Kopassus, Grup 3 Kopassus dan Denma Kopassus maupun masyarakat sekitar Cijantung,” kata Ferry.

Seorang warga Kelurahan Lenteng Agung, Sarwito (52) mengatakan dengan melihat film sejarah tersebut, selain dapat mengenang para pahlawan yang telah gugur, bisa juga menggugah hati masyarakat akan arti pengkhianatan dalam perjalanan bangsa.

“Terdapat kejadian yang sangat mengerikan di negeri ini. Alangkah baiknya diadakan setiap tahun agar anak-anak mengetahui sejarah yang sebenarnya”, demkian Sarwito.**

 

Sumber: RMOL

September 21, 2017 / by / in
Polisi Gerebek Mahasiswi Bersama Mucikari Saat Melayani Jasa Hohohihi

Sumbar1.com-Ditreskrimum Polda Jambi kembali membongkar praktek Prostitusi melalui media online yang sedang marak terjadi di Kota tersebut. Minggu (18/09) sore, pukul 18.00 WIB, tim opsnal Polda Jambi, menggerebek seorang mahasiswi yang sedang berhohohihi ria, alias mesum dengan tamunya di dalam kamar hotel.

Mahasiswi di salah satu perguruan tinggi Kota Jambi yang berinisial DI (24) warga Jelatung, Jambi digerebek saat melayani pria hidung belang berinisial RK. Dalam penggerebekan tersebut, polisi juga mengamankan seorang mucikari berinisial RI (19).

Menurut Kasubdit IV Renata  Ditreskrimum Polda Jambi, AKBP Herry Manurung menyebutkan, penggerebekan tersebut berdasarkan laporan dari masyarakat yang mengatakan maraknya prkatek prostitusi lewat online.

Setelah dilakukan penyelidikan, terbukti laporan dari masyarakat itu benar adanya, ungkapnya mengatakan. Selain mengamankan Mahasiswi dan mucikari tersebut, polisi juga menyita barang bukti berupa Handphone, uang tunai 3,6 juta dan alat kontrasepsi.

Dari hasil pemeriksaan sementara, tarif layanan hohohihi itu berkisar pada angka 1 hingga 3 Juta persekali kencan. Adapun modus yang dilakukan oleh para mucikari penjual wanita muda itu adalah melalui medsos.

Sementara itu, berdasarkan dari pengakuan salah satu mucikari lainnya berinisial EH (31) yang telah lebih dahulu ditangkap, terungkap bahwa pelaku telah memperjual belikan sedikitnya 8 wanita kepada pria hidung belang melalui online.

Wanita wanita muda yang akan dijadikan dan dijual sebagai jasa layanan hohohihi tersebut berusia 18 sampai 24 tahun dan berlatar belakang Mahasiswi serta karyawan swasta, pungkas AKBP Herry Manurung. (awe)

 

September 21, 2017 / by / in
LINDUNGI KONSUMEN PEMKO PAYAKUMBUH LAKUKAN TERA ULANG

Sumbar1.com-Pemko Payakumbuh melalui Dinas Koperasi & UKM bekerjasama dengan UPTD Metrologi Padang, memberikan pelayanan Tera dan Tera Ulang bagi 1.503 pemilik dan pengguna alat  UTTP ( Ukur, Takar, Timbang dan Perlengkapan ) bagi Pedagang se Kota Payakumbuh. Kegiatan tersebut berlangsung selama 6 hari di pelataran parkir Pasar Ibuah Timur Samping Lapangan Futsal Haji ID, 11-16 September 2017 yang lalu.

Kabid Perdagangan Diskoperasi & UKM Mise, SE menginformasikan di Balaikota, Selasa (19/9)  bahwa Pasar Tradisional Ibuah  Payakumbuh adalah salah satu pasar yang diusulkan untuk mendapat predikat Pasar Tertib Ukur oleh Kementrian Perdagangan RI Tahun 2016.

“Tahap awal telah dilakukan beberapa proses antara lain sosialisasi dan bimbingan kepada pemilik dan pengguna alat  UTTP , pendataan potensi alat UTTP, dan pelayanan tera dan tera ulang terhadap alat UTTP di Pasar Ibuh “, ujar Mise.

Dikatakannya tiap tahun terjadi peningkatan jumlah alat yang ditera. Dimana pada tahun 2016 sebanyak 1.150 alat UTTP dan tahun 2017 sebanyak 1.503 alat, begitu juga dari 4 SPBU dan 1 SPBE yang ada di Kota Payakumbuh juga telah dilakukan tera ulang.

“Alhamdulillah peningkatan ini tentunya adalah berkat kesadaran masyarakat pengguna UTTP semakin baik disamping usaha Sosialisasi yang dilakukan secara terus menerus”, tukuk Mise.

Pelaksanakan kegiatan tera ulang UTTP ini dimaksudkan untuk melindungi konsumen sesuai UU No.8 Tahun 1999 dan memperbaiki alat UTTP yang dimiliki oleh pedagang khususnya di Pasar Ibuh Payakumbuh.

Agar sesuai dengan standar yang ditentukan dan dalam pandangan Agama Islam ,sangat menekankan pentingnya kebenaran ukuran, takaran dan timbangan secara adil, benar dan jujur.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperindag Dahler,SH menyebutkan untuk meningkatkan pelayanan pasar tradisional pemerintah mencanangkan program  perbaikan pengelolaan dan pemberdayaan pasar tradisional. Salah satu tujuannya adalah terciptanya pasar tradisional yang tertib , teratur, aman , bersih dan sehat.

“ Dan penggunaan alat UTTP yang benar dan prilaku pedagang dalam pengukuran dan penimbangan dengan tepat melayani kunsumen adalah salah satu indikatornya”, ujar Dahler.

Dahler berharap, pasar tradisional Ibuah Payakumbuh mampu memperoleh predikat sebagai Pasar Tertib Ukur Nasional  Tahun 2017. (aa/rel)

September 21, 2017 / by / in
Dua dari Tiga Personil Polres Kep Meranti Terancam Pecat

Sumbar1.com-Dua dari tiga anggota Polres Kep Meranti direkomendasikan dipecat alias pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) setelah pasca menjalani sidang Komisi Kode Etik Profesi (KKEP) Polri, Rabu (20/09).

Adapun kedua personil terancam pecat tersebut, yakni masing masing Aiptu RP dan Brigadir DR. Dalam sidang tersebut, Brigadir DR tidak dapat menghadiri sidang dengan alasan tertentu. Sementara satu personil lagi, Brigadir JPM, mendapatkan sangsi lebih ringan yakni dimutasi bersifat demosi ke luar kesatuan, selama 1 (satu) tahun.

Hal itu terungkap Dalam sidang yang digelar di Gedung Kemala Bhayangkari, Selatpanjang, Rabu (20/9) dengan dipimpin oleh Waka Polres Kompol Dr Wawan SH MH selaku ketua komisi. Dan didampingi wakil ketua AKP Syamsueri dan anggota Iptu Herman Jalalludin.

Adapun yang bertindak sebagai penuntut adalah Kasi Propam Polres Kep Meranti Ipda Ricky Marzuki SH.

Aiptu RP dalam keputusan sidang terbukti telah melakukan kesalahan  tidak masuk dinas selama 34 hari kerja secara tidak sah, dan positif menggunakan narkoba.

Hal-hal yang memberatkan antara lain, pelanggaran disiplin tidak masuk dinas selama 26 hari kerja (sudah disidangkan) dengan No KHD/08/III2016/Sipropam. Pelanggaran disiplin Positif menggunakan narkoba jenis sabu-sabu (belum disidangkan), pelanggaran disiplin tidak masuk dinas selama 21 hari kerja juga belum disidangkan.

Brigadir DR  melakukan pelanggaran yakni dipidana penjara selama 4 tahun 3 bulan karena melakukan tindak pidana narkotika jenis sabu. Hal-hal yang memberatkan antara lain pelanggaran disiplin tidak masuk dinas selama 11 hari (sudah disidangkan) dengan No KHD/01/I/2015/Sipropam, tanggal 28 Januari 2015.

Pelanggaran disiplin melakukan penggelapan sepeda motor (sudah disidangkan) dengan No.  KHD/03/I/2015/Sipropam tanggal 30 Januari 2015. Serta pelanggaran disiplin tidak masuk dinas selama 11 hari kerja (sudah disidangkan) dengan No KHD/01/I/2016/Sipropam, tanggal 09 Januari 2016.

Sementara Brigadir JPM melakukan pelanggaran tindakan kepolisian pada penanganan unjuk rasa tidak sesuai prosedur. Ia juga melanggar pasal 7 ayat 1 huruf (b), (c) dan atau pasal 10 Huruf (a) Perkab No 14 Tahun 2011.

Menurut Kompol Wawan lagi, saat ini pihaknya sedang menunggu surat perintah pemecatan dari Polda Riau, setelah rekomendasi PTDH kedua personil tersebut telah dikirimkan, ungkapnya. (kr)

 

September 21, 2017 / by / in
Beberapa Titik Wilayah Pessel Tertimbun Longsor

Sumbar1.com-Curah hujan yang mengguyur Pesisir Selatan (Pessel) sejak Rabu (20/09) telah membuat kawasan Jalan Padang- Pessel , tepatnya di Siguntur Mudo Kecamatan Koto XI Tarusan mengalami longsor.

Material tebing berupa tanah dan ranting pohon kecil perbukitan yang berada di tepi jalan telah menutupi sebagian besar badan jalan, sehingga akses transportasi di wilayah tersebut mengalami gangguan.

Jalan bisa dilalui oleh kendaraan setelah warga setempat melakukan goro bersama bahu membahu membersihkan dari sampah material longsor.

Sementara longsor juga terjadi di kawasan Kampung Limau Hantu, Nagari Teratak Tempatih, Batangkapas. Akses jalan di kawasan tersebut nyaris tertimbun oleh material longsor. Akibatnya masyarakat yang berada di sekitaran lokasi terancam terisolasi, demikian sumbar1.com melaporkan. (jk)

September 21, 2017 / by / in ,