News & Blog
Lagi Main Pijit Pijitan Dengan Selingkuhan, Oknum Pegawai PU Kabupaten Limapuluh Kota Digerebek Warga

Sumbar1.com-MN (38) dan selingkuhannya MR (29) yang lagi asyik main pijit pijitan, di dalam kamar kontrakan Kawasan Bulakan Balai Kandi, Payakumbuh Barat, Kota Payakumbuh, Rabu (20/09) dini hari, tiba tiba langsung digerebek warga setempat.

Massa yang datang pada Rabu dini hari pukul 01.30 WIB tersebut, menangkap basah MN yang merupakan seorang oknum PNS di Lingkungan Dinas PU Kabupaten Limapuluh Kota sedang bersama selingkungannya MR, seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) warga Kelurahan Bulakan Balai Kandi.

Saat digerebek, MN kedapatan sudah tidak memakai baju lagi dan diduga akan bermain hohohihi dengan selingkuhann ya tersebut. Warga yang menyaksikan kejadian tersebut langsung menggelandang kedua pasangan mesum tersebut ke Kantor Lurah setempat.

Menurut Lurah Bulakan Balai Kandi, Nazril Ardi Widranata, kepada awak media, mengaku kaget dengan kejadian tersebut. Menurutnya, dia mengetahui kejadian itu setelah warga melaporkan peristiwa itu kepadanya.

Saat di intrograsi di Kelurahan, keduanya mengaku sudah sama sama berkeluarga, MR, yang merupakan seorang IRT mengaku suaminya saat ini sedang bekerja di luar negri, ungkap Nazril mengatakan. (aa)

September 20, 2017 / by / in ,
Usai Sidang, Terdakwa Narkoba di Padang Berusaha Kabur

Sumbar1.com-Usai menjalankan sidang di pengadilan Negeri Padang, terdakwa kasus narkoba bernama Indra warga Lubuk Buaya sempat melakukan aksi kabur dan melarikan diri, dari pengadilan, Selasa (19/09) siang.

Terdakwa yang dituntut dengan hukuman penjara 7,5 tahun tersebut, kabur saat petugas lengah. Dirinya berusuha menerobos pintu keluar ruangan sidang dan berlari menuju ke arah Jalan Rasuna Said.

Beruntung warga yang mendengar teriakan petugas berhasil mengejar dan membekuk terdakwa lagi serta menyerahkan ke petugas.

Aksi terdakwa tersebut sempat membuat petugas di ruangan siadang kelabakan ulah gaya nekadnya. Dan usut punya usut ternyata terdakwa berusaha kabur karena mengaku dirinya memiliki hutang ratusan ribu di Lapas Muaro Padang kepada seseorang.

Hal itu diungkapkan oleh klien hukum terdakwa Ana Mardiah. Menurutnya terdakwa mencoba kabur karena merasa panik memiliki hutang sebesar 300 Ribu Rupiah kepada seseorang di dalam Lapas Muaro Klas II A Padang, tuturnya. (yendra)

September 19, 2017 / by / in ,
Aparat Nagari dan Pengurus BUM- Nag Adakan Pelatihan

Sumbar1.com-Sebanyak 15 orang Aparat Nagari dan 15 orang pengurus (Badan Usaha Milik Nagari)  BUM-Nag yang ada masing nagari di kabupaten Solok mengikuti pelatihan peningkatan kapasitas pengurus BUM-Nag  se Kabupaten Solok,  Senin 18 September 2017 di salah satu hotel di kota Padang.

Kegiatan yang diprakarsai oleh dinas BPMN pemerintah kabupaten Solok itu, dibuka lansung oleh Bupati Solok, H. Gusmal SE. MM,  dan dihadiri oleh Kepala BPMN Kabupaten Solok, Medison, S. Sos, Msi,  wali nagari se kabupaten Solok,  serta beberapa kepala OPD yang ada di kabupaten Solok.

Kepala dinas BPMN kabupaten Solok mengatakan, tujuan kegiatan itu  adalah untuk meningkatkan kesejahteraan dan pendapatan masyarakat dengan memaksimalkan potensi yang ada dilingkungannya masing masing, diantaranya,  memaksimalkan potensi Sumber daya alam, Sumber daya manusia,  serta potensi ekonomi.

Lebih jauh disampaikannya, dengan adanya BUM-Nag diharapkannya masyarakat dapat ikut serta dalam pengelolaan kegiatan perekonomian yang ada,  baik yang diluncurkan dari pusat, maupun yang ada dipemerintah kabupaten Solok sendiri, paparnya.

Sementara itu pada kesempatannya Bupati Solok mengapresiasi apa yang telah diprogramkan oleh dinas BPMN pemerintah kabupaten Solok,  dan diharapkannya melalui program ini ekonomi dan kesejahteraan masyarakat semakin lebih baik, sehingga BUM-Nag terlihat dengan nyata menjadi sebuah lembaga sebagai penggerak perekonomian masyarakat.

BUM-Nag keberadaannya dilingdungi oleh undang undang, dan sebagai wujud serta responsif terhadap visi dan misi pemerintah daerah kabupaten Solok Lima tahun kedepan, serta sebagai tindak lanjut dari program empat pilar pembangunan kabupaten Solok,  khususnya dibidang ekonomi kerakyatan,   diharapkannya kepada seluruh camat dan wali nagari yang belum mendirikan BUM-Nag agar segera melaksanakannya.

Dan selain itu,  Bupati Solok juga menegaskan kepada perangkat nagari agar dapat mengalokasikan dana untuk penguatan modal BUM-Nag dimasing masing nagari yang ada, dan kepada OPD terkait  agar memberikan perhatian serta dukungan yang serius terkait program BUM-Nag yang ada.

Mengakhiri paparannya,  Bupati Solok mengharapkan,  agar dengan telah terbentuknya BUM-Nag disetiap kekayaan dan sumberdaya nagari dapat dikelola secara optimal,  sehingga melahirkan usaha usaha ekonomi produktif baru sebagai penopang serta untuk lebih memperkuat otonomi dan ekonomi masyarakat serta terwujudnya masyarakat yang maju dan mandiri, pungkas Bupati Solok. (Gia)

September 19, 2017 / by / in
Walikota Payakumbuh Pimpin Apel Pagi RIZA FALEPI : PERIODE KEDUA TEKAN ANGKA KEMISKINAN DENGAN FOKUS PENINGKATAN SEKTOR EKONOMI

Sumbar1.com-Menjelang pelantikan sebagai Walikota periode 2017-2022, Sabtu, 23 September 2017 mendatang. Walikota Riza Falepi hadir apel pagi bersama dengan seluruh jajaran pimpinan OPD dan karyawan di lingkungan Sekretariat Daerah Pemko Payakumbuh, Senin (18/9) di Halaman Balaikota di Bukik Sibaluik.

Dalam amanat pada apel pagi itu Walikota mengajak seluruh pimpinan OPD untuk bersungguh-sungguh dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya. “Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab setiap pimpinan OPD, haruslah berorientasi pada visi dan misi dari Kepala Daerah. Bersungguh-sungguh dan profesional harus jadi koridornya, jangan sampai tujuan yang hendak dicapai keluar dari target yang ingin diraih”, kata Walikota Riza.

Dikatakan Walikota, amanah ini cukuplah berat, sebagai Walikota untuk periode kedua, haruslah benar-benar dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.

Sebab menurut Wako masyarakat masih memberikan kepercayaan kepadanya untuk memimpin serta menjalankan roda pembangunan di Payakumbuh.

“Untuk itu, pada periode kedua ini, kita harus punya target yang harus jelas. Jangan sampai kepercayaan masyarakat kepada pemerintah daerah menjadi pudar dan hilang.

Kemudian dalam masa 5 (lima) tahun kedepan kita berusaha untuk fokus kepada sektor ekonomi, karena pada periode sebelumnya sektor layanan dasar seperti pendidikan, kesehatan, infrastruktur, telah berjalan baik dan signifikan.

Untuk itu penguatan pertumbuhan sektor ekonomi adalah dalam rangka peningkatan pendapatan perkapita masyarakat dan  menekan terus angka kemiskinan”, terang Walikota Riza.

Tiga hal yang akan menjadi fokus utama pembangunan sektor ekonomi Riza Falepi pada periode selanjutnya, yaitu di antaranya penguatan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), pengembangan koperasi yang berbasis pemasaran produk lokal ke pasar Domestik bahkan sampai negara tetangga, serta pendirian Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

Ditambahkan Walikota, ketiga sektor yang menjadi fokus peningkatan sektor ekonomi ini, diharapkan dan diyakini Riza akan menjadi urat nadi peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) di masa mendatang.

Dipenghujung amanat apel pagi itu, Walikota kembali mengajak pimpinan OPD mempercepat langkah, memfokuskan orientasi program kerja pada visi dan misi kepala daerah.

“Kembali saya mengajak pimpinan OPD untuk lebih serius dan yakin untuk menggarap serta merencanakan program-program pembangunan di sektor ekonomi ini dengan sebaik-baiknya agar kesejahteraan masyarakat dapat kita capai”, pungkas Wako Riza Falepi. (aa/rel)

September 19, 2017 / by / in
Polda Sumbar Launcing Program Samsat Nagari di Kabupaten Solok

Sumbar1.com-Nagari Koto Baru di kabupaten Solok dan Nagari Pasir Talang Barat di Kabupaten Solok Selatan menjadi Pilot Projet di Sumatera Barat dalam program Samsat Nagari. Program Samsat nagari merupakan terobosan atau inovasi yang diciptakan oleh Samsat Polda Sumbar yang bertujuan untuk terwujudnya program nawa cita Presiden RI yakni menghadirkan negara ditengah tengah masyarakat.

Launching program Samsat Nagari, dilaksanakan di kantor wali nagari Koto baru kabupaten Solok,  dan dibuka lansung oleh Kakorlantas Polri, , Irjen. Pol. Drs, Royke Lumowa, MM,
Senin (18/09).

Pada kesempatannya itu Kakorlantas Polri mengharapkan,  dengan telah dilaunchingnya kegiatan Samsat Nagari itu semoga nantinya dapat memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam pengurusan pajak tahunan  dan pengesahan STNK kendaraan nya.

Dikatakannya,  masyarakat yang berdomisili jauh dari kantor Samsat atau pusat perkantoran lainnya, bisa melakukan pembayaran pajak atau  mengurus surat kendaraannya dikantor wali nagari yang ada, dan diharapkannya dari program jeput bola itu, dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menunaikan kesadarannya dalam melakukan pembayaran pajak.

Dan disampaikannya, semoga dari kehadiran Samsat Nagari itu dapat mewujudkan Program Nawacita Presiden RI  yaitu menghadirkan negara ditengah tengah masyarakat.

Dalam kesempatannya itu,  Kakorlantas Polri juga mengapresiasi kinerja jajaran kepolisian yang telah mampu menciptakan ketaatan berlalulintas masyarakat di Sumatera barat, dan ia pun mengatakan kekagumannya atas kebersihan,  dan keindahan panorama di jalan lintas Sitinjau laut.

Hal senada juga disampaikan oleh wakil gubernur Sumbar, Nasrul Abit,  dikatakannya,  peningkatan pelayanan untuk masyarakat ini merupakan inovasi Samsat dalam memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam melakukan pembayaran pajak atau melakukan pengurusan suarat kendaraannya.

Dan disampaikannya,  telah menjadi kebanggaan sendiri bagi pemerintah kabupaten Solok dan Kabupaten Solok selatan karena telah menjadi Pilot Projet pada program Samsat Nagari tersebut, dan diharapkannya agar aparatur pemerintah dapat meningkatkannya pelayanannya atau dapat memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.

Beliau juga mengharapkan adanya terobosan terobosan baru oleh semua aparatur pemerintahan untuk meningkatkan pendapatan daerah melalui pajak.

Mengakhiri paparannya,  wakil gubernur Sumbar  juga memberikan apresiasi kepada Samsat Sumbar,  karena dari inivasi yang diprogramkan itu akan dapat membantu masyarakat Sumatera Barat pada umumnya dalam melaksanakan pengurusan pajak,  baik pajak Tahunan maupun pajak kendaraan bermotornya.

Dari liputan media ini,  hadir dalam kegiatan itu wakil gubenur Sumbar,  Nasrul Habit,  Kapolda Sumbar,  wakil bupati Solok,  ketua DPRD kabupaten Solok,  Kapolres, Kasat Lantas, dan Kepala Samsat se Sumbar, kepala Jasa raharja Sumbar,   serta seluruh kepala OPD yang ada dipemerintahan kabupaten Solok. (Gia)

September 19, 2017 / by / in
Kisah Cinta Terlarang Zul, Harus Berakhir di Penjara

Sumbar1.com-Membawa kabur dan meniduri anak bawah umur, Zul (31) warga Desa Sungaitohor Kecamatan Tebingtinggi Timur, Kepulauan Meranti dilaporkan ke polisi oleh keluarga korban.

Pria lajang tersebut harus berurusan dengan hukum karena telah menjalin cinta terlarang dengan anak bawah umur bernama Jingga (16). Bahkan Zul demi cintanya nekad bawa kabur dan melakukan hohohihi alias hubungan badan dengan Jingga.

Akibatnya,Mr (44) ayah Jingga, melaporkan tersangka Zul ke Polisi, karena tidak senang anaknya yang masih bawah umur dilarikan dan ditiduri oleh pria lajang tersebut. Mr melaporkan Zul ke Polres Kep Meranti, Minggu (17/09).

Menurut Kasatreskrim Polres Kep Meranti, AKP Rusyandi Zuhri Siregar, berdasarkan laporan Mr, bahwa anaknya bernama Jingga telah dibawa kabur oleh tersangka Zul ke daerah Semulut, Desa Banglas Barat, Kecamatan Tebingtinggi.

Peristiwa itu terjadi pada Minggu (17/09) sekira pukul 03.00 dini hari. Sebelumnya diketahui Jingga masih tidur di dalam kamarnya. Namun saat orang tuanya terbangun, dan melihat Jingga sudah tidak berada lagi di dalam kamarnya.

Sempat pihak keluarga panik dan berusaha mencari Jingga pada Minggu dini hari tersebut. Dari informasi warga diperoleh kabar, bahwa korban pergi bersama Zul ke Desa Banglas Barat. Tidak membuang waktu ayah korban langsung menuju ke lokasi untuk membawa pulang kembali Jingga.

Namun saat sampai di lokasi dan bertemu Jingga untuk dibawa pulang, korban tidak mau pulang dan mengatakan ingin tinggal bersama Zul. Alasan korban kepada ayahnya bahwa dirinya sudah tidak suci lagi karena ditiduri oleh pelaku.

Mendengar, cerita anaknya tersebut, Mr ayah korban langsung naik pitam dan melaporkan tersangka Zul dengan tuduhan membawa lari dan mencabuli anak bawah umur, pungkas AKP Rusyandi. (kr)

September 19, 2017 / by / in
Walikota: Indonesia Masih Minim Pengusaha

Sumbar1.com-Walikota Padang H. Mahyeldi Ansharullah Dt Marajo menilai jumlah pengusaha di Indonesia masih teramat minim. Dibandingkan negara lain, Indonesia justru jauh tertinggal.

“Jumlah pengusaha di Indonesia hanya dua persen dari jumlah penduduk yang ada,” ungkap Mahyeldi di Rumah Dinasnya, Sabtu (16/9).

Mahyeldi mengatakan, pertumbuhan pengusaha atau entrepreneur di negara tetangga justru sangat pesat. Seperti di Malaysia dan Singapura yang rata-rata jumlahnya mencapai 10 persen dari jumlah penduduk.

Walikota Padang berharap jumlah pengusaha di Indonesia terus bertambah. Sehingga diharapkan iklim perekonomian terus membaik.

“Kita wajib mendorong pertumbuhan entrepreneur,” kata Mahyeldi.

Di Kota Padang, Pemerintah Kota Padang terus melakukan penguatan terhadap generasi muda. Bahkan saat ini banyak bermunculan komunitas yang bergerak di bidang entrepreneur. Di antaranya seperti Tangan Di Atas (TDA), Syarikat Saudagar Minang (SSM), Genpro, dan lainnya.

“Hebatnya komunitas ini melakukan penguatan kepada UMKM di Padang,” terang Mahyeldi.

Walikota Padang mengaku menyambut baik kehadiran komunitas tersebut. Karena itu, Mahyeldi akan terus mensupport setiap kegiatan komunitas entrepreneur yang ada.

Bahkan, salah satu komunitas entrepreneur lain “Padang Berdaya” dalam waktu dekat ini akan melakukan penguatan kepada UMKM di Padang. Sebanyak 100 narasumber dihadirkan untuk mengupgrade pemilik usaha.

“Kita fasilitasi tempat untuk pertemuannya,” beber Walikota.

Sisi lain, Walikota berpesan kepada generasi muda di Kota Padang untuk terus menumbuhkan jiwa entrepreneur. Apalagi Indonesia akan mendapatkan bonus demografi. Sehingga nantinya muncul generasi muda yang berkualitas dan mampu mempercepat perekonomian Indonesia.(yendra)

September 19, 2017 / by / in
Peringatan 1 Muharram 1439 H, Ustaz Orange ANTV akan hadir di Payakumbuh

Sumbar1.com-Tahun Baru Islam 1 Muharram 1439 H / di 2017 Masehi akan jatuh pada hari Rabu, tanggal 20 September 2017 pukul 18.30 WIB petang hari.

Untuk moment tersebut, PHBI dan Pemko Payakumbuh akan melaksanakan tabligh akbar sekaligus shalat maghrib berjamaah di halaman Balai Kota Payakumbuh ex. Lapangan Poliko, demikian penjelasan dari Kabag Kesra Sekretariat Pemko Payakumbuh,  di ruang kerjanya, Senin (18/09).

“Pelaksanaan tabigh akbar ini direncanakan pada tanggal yang sama mulai pukul 16.00 WIB sampai dengan selesainya shalat maghrib berjamaah, hal ini merupakan putusan rapat bersama antara PHBI, Polresta, PUPR, Dishub, Satpol PP dan Damkar, Kemenag, serta utusan dari kelompok yasin Payakumbuh yang dipimpin langsung oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra, Yoherman, SH.S.Sos pada Kamis, tanggal  7 September 2017 yang lalu”, ungkap Drs.Ipendi melanjutkan.

Lebih lanjut Ipendi menjelaskan bahwa kegiatan Penyambutan 1 Muharram 1439 H kali ini agak berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, direncanakan akan hadir Ustaz Narlis Nazar atau yang sering dikenal dengan Ustaz Orange yang biasa mengisi acara CAHAYA HATI di ANTV. Ustaz Orange akan memberikan Tausiyah setelah gelaran Asmaul Husna sampai menjelang masuk waktu magrib tiba, selanjutnya dilanjutkan dengan Dzikir dan Doa bersama.

‘ Dikarenakan akan dilakukan shalat maghrib berjamaah di lapangan Poliko tersebut, maka dihimbau kepada masyarakat jemaah yang hadir juga membawa perlengkapan shalat masing-masing , mari kita hadiri kegiatan ini sebagai wujud ukhuwah dan syiar islam di Payakumbuh dalam menyambut pergantian tahun hijriah “, himbau Ipendi. (aa)

 

September 18, 2017 / by / in
Ribuan Massa Tumpah Ruah Padati Ngalau Indah Payakumbuh, Terkait Penggalangan Dana Untuk Muslim Rohingya

Sumbar1.com-Ribuan massa tumpah ruah di jalan Soekarno- Hatta, Payakumbuh pada Minggu (17/09) pagi. Ribuan massa aksi damai tersebut mengikuti kegiatan penggalangan dana keman usiaan untuk muslim Rohingya yang sedang tertindas di Miyanmar.

Dengan dihadiri oleh Walikota Payakumbuh Riza Falepi dan Wawako, Suwandel Muchtar, serta Ketua DPRD, YB Parmato Alam MUI, dan bersama warga melakukan aksi jalan kaki (longmarch) yang dimulai dari Kantor Balaikota eks Kapten Tantawi menuju Ngalau Indah Medan Nan Bapaneh.

Saat berada di Ngalau Indah Medan Nan Bapaneh, aksi dilanjutkan dengan kegiatan pembacaan puisi peduli Rohingya, yang dari Ketua DPRD Payakumbuh, Wakil Walikota, Walikota Payakumbuh.

Dalam gelaran acara tersebut, juga ditampilkan teatrikal dari komunitas seni Intro Payakumbuh dengan 0rasi-orasi yang cukup mendirikan bulu roma.

Aksi yang diorganisir Ormas Muslim Bersaudara Sehati dan OneCare ini menargetkan donasi sekitar 200 juta untuk disalurkan pada saudara kita muslim di Rohingya, ungkap Narsil Cutin selaku ketua panitia. (aa)

September 18, 2017 / by / in ,
Diduga Lakukan Seminar Berbau PKI, YLBHI Jakarta Dikepung Massa

Sumbar1.com-Hingga Senin (18/09) dini hari pukul 01.30 WIB, konsentrasi massa masih memadati depan kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI). Mereka meminta agar pihak kepolisian memberikan waktu untuk mereka berdialog dengan pihak YLBHI.

Terlihat jelas suasana tegang dan panas, saat polisi berusaha membubarkan massa, yang mulai melakukan pelemparan. Pihak Kepolisian yang melakukan pembubaran dengan menggunakan water cannon mendapat perlawanan dari massa yang melakukan aksi.

Massa yang datang dari berbagai arah di kawasan Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat marah dan memaksa masuk ke dalam kantor YLBHI. Mereka tidak terima pihak YLBHI yang diduga telah menggelar acara berbau PKI di kantornya.

Pihak kepolisian yang melakukan pengamanan di seputar lokasi terlihat bentrok dengan para pendemo. Tembakan gas air mata dibalas dengan lemparan batu. Suasana pada Senin dini hari tersebut terlihat jelas sangat mencekam.

Sementara di sebagian kaca di kantor YLBHI, terlihat pecah oleh lemparan massa yang mengamuk dan mengecam atas dugaan acara seminar berbau PKI di kantor bantuan hukum tersebut.

Aksi massa ini dipicu bermula ketika ada beberapa orang yang mengenakan atribut PKI keluar dari kantor YLBHI. Massa tidak terima, dan menganggap aparat telah melindungi PKI.

” Itu siapa yang keluar dengan atribut PKI, tangkap” terdengar teriakan dari arah para pengunjuk rasa, sehingga terjadilah aksi saling dorong dan lemparan segala jenis benda ke arah YLBHI.

Sebelumnya diketahui, Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Azis sempat menyambangi lokasi dan menenangkan massa. Setelah melakukan pertemuan dengan pihak LBH Jakarta, Kapolda Metro meyakinkan kepada massa aksi bahwa diskusi yang digelar bukan bertema PKI seperti yang ditudingkan.

Namun massa yang telah terlanjur marah tidak percaya, dan tetap bertahan di Gedung YLBHI, hingga terjadilah aksi bentrok. Sampai berita ini diturunkan suasana di lokasi masih terlihat mencekam. (bn)

September 18, 2017 / by / in ,