Sumbar1.com-Sejak dibukanya pendaftaran relawan yang akan jihad Front Pembela Islam (FPI) untuk membantu muslim etnis Rohingya, sejak Sabtu (2/09), kurang lebih ada 10 ribuan relawan yang mendaftar.

Hal itu dikatakan oleh juru bicara FPI Slamet Maarif saat dikonfirmasi awak media, Jumat (8/09) sore. Menurutnya, dari 10 ribu yang mendaftar itu tersebar dan berasal dari daerah Aceh, Pasuruan, Klaten, Jakarta, Banten, Poso serta Sumatra Selatan.

” Nantinya para pendaftar akan di cek kesehatannya, oleh paramedis,” imbuhnya lagi mengatakan.

Sementara itu, menurut Kapitra Ampera, Pembina Presidium Alumni Aksi Bela Islam 212, mengklaim bahwa FPI telah memberangkatkan sebanyak 1000 relawan ke Rohingya dengan membawa makanan, obat-obatan, pakaian. FPI mengatakan relawan tersebut juga membawa uang sebesar Rp10 miliar, ujarnya saat berada di depan Kedubes Myanmar, Jakarta Pusat, Rabu (6/09) kemaren.

Soal siapa saja yang menyumbang hingga terkumpul miliaran rupiah, Kapitra enggan berkomentar. Dia juga tak mau komentar soal jangka waktu penggalangan dana hingga uang Rp10 miliar tersebut terkumpul. Kapitra menuturkan, uang ini dari umat muslim yang peduli dengan urusan kemanusiaan.

“Masih ada relawan 1.000 orang untuk bantuan kemanusiaan, tapi belum ada akses. Hari ini sudah dibuka akses. Mudah-mudahan bisa kami kirim obat-obatan, selimut, dan sebagainya. Dan itu dari seluruh Indonesia (relawan). Ada juga 10.000 (relawan) yang sudah siap berangkat,” tutur Kuasa Hukum GNPF MUI ini. (bn)

 

Sumber: Ngelmu

SHARE